Sabtu, 02 April 2011

Lagu Terburuk Raup Ratusan Juta Rupiah

Lagu Terburuk Raup Ratusan Juta Rupiah

Siapa sangka bahwa lagu yang dinyanyikan oleh Rebecca Black yang berjudul “Friday” justru telah menuai sukses. Meski lagu tersebut mendapat predikat lagu terburuk, namun diketahui bahwa keuntungan yang dihasilkan oleh lagu tersebut mencapai ratusan juta Rupiah. Hal tersebut berdasarkan atas perhitungan yang dilakukan oleh majalah Billboard, yakni senilai 24.900 dolar.
Sebelumnya majalah Forbes menyebut penjualan lagu itu di iTunes meraih dua juta. Faktanya, di situs toko musik online milik Apple, lagu itu terjual lebih dari satu juta.

Billboard juga menambahkan YouTube bisa membawa penghasilan tambahan. "Dia mungkin menarik sedikit lebih banyak uang dari YouTube bila dia melihat ke depan untuk menetapkan persetujuan mitra konten sebelum dia meraih 30 juta penonton. Bila itu dilakukan, itu jumlahnya bisa 15.000 dolar (Rp 135 juta) hingga 20.000 dolar (Rp 189 juta)  penontonnya," tulis Billboard.

Lagu "Friday" telah menjadi fenomenal di YouTube setelah dianggap sebagai "lagu terburuk" oleh berbagai situs. Fenomena ini persis dengan fenomena Sinta dan Jojo di Indonesia yang menyanyikan lagu Keong Racun. Bedanya. Sinta dan Jojo menyanyikan lagu orang lain.

Black, yang baru berusia 13 tahun, mengaku dirinya sempat kecewa dengan kritik-kritik tajam yang diberikan kepadanya.

"Saat pertama kali saya melihat semua komentar buruk itu saya menangis. Saya merasa seperti ini adalah salah saya dan saya tidak harus melakukannya dan ini semua karena saya. Saya pikir saya memiliki bakat dalam beberapa tingkat. Saya tidak berpikir saya penyanyi terburuk tetapi saya tidak berpikir saya penyanyi terbaik," kata Black kepada ABC. 

Sumber : Lawan.us

Perjalanan Hidup Angelina Jolie Diangkat Jadi Komik

Perjalanan Hidup Angelina Jolie Diangkat Jadi Komik
Kisah kehidupan Jolie kan diabadikan dalam komik. Komik yang menceritakan tentang sisi kehidupan aktris peraih Piala Oscar ini diberi judul 'Female Force: Angelina Jolie'. Komik seri ini dibuat Bluewater Production. Cover untuk komik dikabarkan telah beredar pada Rabu, 30 Januari kemarin.


Komik ini terdiri dari 32 halaman dan dijual dengan harga US$3,99. Komik yang ditulis Brent Sprecher dan digambar Nuno Nobre itu menceritakan tentang kehidupan Jolie yang kontroversial dan penuh sensasi. Juga menceritakan tentang berbagai macam perannya di film seperti 'Gia' dan Gilr Interrupted' serta kegiatan sosial yang sering dilakukan artis berbibir seksi tersebut.


"Saya belajar banyak dari perjuangan hidup Jolie sebagai seorang ibu, aktris dan juga sisi kemanusiaannya," kata Sprecher seperti dikutip dari Aceshowbiz, Kamis 31 Maret 2011.


'Female Force' pertama kali dipublikasikan sejak 2008 lalu. Komik ini bertujuan untuk menampilkan sejumlah wanita yang dianggap kuat dan memiliki pengaruh baik bagi budaya dan juga sejarah modern.
Pesohor yang masuk jajaran komik ini adalah Michelle Obama, Hillary Clinton, Oprah Winfrey, Margareth Thatcher, JK Rowling dan Sarah Palin.
Sumber : Lawan.com

Digosipkan Meninggal, Jackie Chan Sibuk Beramal

Kapanlagi.com - Kabar meninggalnya Jackie Chan akibat serangan jantung di Amerika benar-benar bohong. Entah apa alasan sang pembuat berita tersebut, yang pasti saat ini bintang laga Asia yang melejit dalam film-film Hollywood tersebut sedang dalam keadaan sehat walafiat. Bahkan, Jackie yang kemarin berada di Hongkong sibuk dengan kegiatan amal.
Dilansir KapanLagi.com™ dari situs resmi miliknya, pada Selasa (29/3) kemarin, Jackiesedang punya jadwal bertemu dengan Yuji Kumamaru selaku Consul-General Jepang di Hongkong untuk mendiskusikan detail acara 'Love Without Borders 3/11 Candelight Gala.
Acara tersebut merupakan acara amal makan malam yang akan menampilkan 100 performers sekaligus, dan akan digelar di Victoria Park, Hongkong, pada 1 April mendatang. Dalam acara ini, semua keuntungan akan disumbangkan langsung kepada para korban gempa bumi dan tsunami yang melanda Jepang 11 Maret lalu.
Inilah foto-foto Jackie Chan dalam meeting tersebut yang ditayangkan situs resminya http://jackiechan.com/



Foto Jackie Chan Saat Meeting, 29 Maret 2011 di Hongkong ©jackiechan.com




Jackie Chan Berfoto Bareng Panitia Acara ©jackiechan.com




Jackie Chan Terlihat Capek, But At Least He's Still Alive ©jackiechan.com

Sumber : Kapanlagi.com

Jumat, 01 April 2011

Selamat Datang di Setulang

detik_SetulangRiverjpg-




KALIMANTAN TIMUR - Saya sedang gelap-gelapan di rumah Bapak Kole Ajang, tuan rumah dari Suku Dayak Kenyah di Desa Setulang yang berbaik hati memberikan tumpangan selama disini. Listrik sudah masuk desa, tapi penerangan di setiap rumah sangat terbatas. Listrik hanya menyala dari pukul 6 petang sampai pukul 11 malam. Untungnya semua perlengkapan elektronik sudah saya siapkan daya maksimalnya.

Saya sedang memperhatikan pasangan saya, Cut Rindayu, yang sedang asik mempersiapkan perlengkapan perjalanan untuk trekking ke dalam hutan esok hari. Dibantu dengan senter sebuah, Cut Rindayu terus berkemas karena besok kami berencana untuk menginap di hutan.

Tiga orang teman Pak Kole akan menjadi pemandu perjalanan ke hutan besok. Saya sudah tidak sabar lagi. Berburu payau, sebutan penduduk setempat untuk rusa, dengan senjata-senjata tradisional menjadi agenda utama saya. Ini akan jadi pengalaman berburu pertama saya. Semoga perjalanan besok lancar tanpa hambatan.



Sumber : Detik.com

Pantai Koka, The Next Dream Beach









Nusa Tenggara Timur - Daratan Flores tidak henti-hentinya menawarkan pemandangan alam yang eksotis. Di tengah2 petualangan Cika menyusuri keindahan alam Flores, ternyata masih ada satu tempat yang sangat menarik namun sepertinya jarang dijamah manusia (tpi jangan berpikir tempatnya di alam gaib lho ya ). Sebenarnya sudah ada jalan menuju ke tempat ini,namun kurang banyak orang yang mengetahui tempat ini karena jalan masuknya agak kurang terlihat dan papan penunjuk arahnya sudah tidak jelas lagi menunjuk kea rah mana,hehe..


Tpi jangan khawatir,Cika bakal ngasi sedikit petunjuk untuk dapat mencapai lokasi ini. Dengan ditemani oleh seorang sahabat asli putra Flores, Cika memulai perjalanan menuju Pantai Koka, The Dream Beach dari kota Maumere. Dengan menyusuri jalan yang berkelok2 selama hampir 1 jam menuju arah Ende, akhirnya Cika tiba di Kecamatan Paga yang merupakan lokasi pantai ini. Nah, setelah mencapai Paga tinggal tengok2 ke kiri jalan, karena nantinya akan ada papan petunjuk arah menuju pantai. Pada saat nyari papan petunjuk jalan mesti focus, nda boleh lirik2 yg laen (apa coba ??? :p) karena ukuran papannya cukup kecil dan posisinya sudah tidak normal a.k.a mereng kanan kiri. Kalo nda nemu jalan menuju pantai,padahal kepala udah mereng kiri karena kelamaan nyari n tiba2 sudah sampai di gerbang perbatasan kota Maumere – Ende, itu artinya jalan menuju pantai udah lewat. Tpi jangan khawatir, lewatnya ga jauh ko, coba deh telusuri lagi jalan yg dilalui sebelumnya sambil nanya2 ke warga setempat, pasti deh ketemu.

Kalo udah nemu jalannya, berarti kurang lagi beberapa menit lagi temen2 bakal melihat pemandangan yang sangat indah dan menawan. Dengan hamparan pantai putih bersih dan birunya laut sangat menyejukkan dan menenangkan hati. Dari jalan utama, tinggal menelusuri jalan kecil selama kurang lebih 15 menit. Berhubung jalannya cukup kecil dan kondisinya kurang bagus, Cika saranin sebaiknya kesini naek sepeda motor, ato kalopun menggunakan mobil parkirnya di jalan utama saja trus jalan kaki. Tpi kalo udh yg mahir naek mobil n males jalan kaki, nda papa si naek mobil, cuman ya gitu kalo seandainya ada mobil papas an dari arah berlawanan mesti nyari tempat yg kosong biar mobilnya bisa lewat

Begitu sampai di Pantai Koka, hamparan pasir putih dan birunya laut sudah menyapa Cika dan seolah2 memanggil untuk menikmati keindahan yang ada. Tidak menyia2kan waktu, Cika langsung mengambil kamera Canon Powershoot kesayangan (kamera satu2nya si,hehe) untuk mengabadikan keajaiban alam yang sangat mempesona ini. Rasanya tidak cukup kalo hanya poto2 saja, mesti merasakan juga lembutnya belaian ombak Pantai Koka. Tapi kalo mau berenang disini paling ngga mesti sudah bisa berenang, coz ombaknya cukup besar, bahkan waktu Cika berenang tinggi ombak bisa mencapai 1,5 meter. Cucok banget buat yg hobi surfing.

Menikmati keindahan alam Pantai Koka seperti tiada habisnya, sayangnya keindahan ini belum dimanfaatkan secara optimal. Dalam bayangan Cika, seandainya jalannya diperlebar dan diperbaiki, papan petunjuk arah dibuat dengan design menarik dan permanen, ada fasilitas hotel/cottage, restaurant di pesisir pantai tentunya akan menambah pesona pantai ini. Apalagi ditambah dengan promosi wisata yang gencar ke mancanegara pasti akan semakin banyak wisatawan yang berminat untuk mengunjunjungi Pantai Koka dan tempat2 menarik lainnya di Flores.

Bercinta dengan Alam Liar di Taman Nasional Gunung Palung

detik_gpl_5JPG-


KALIMANTAN BARAT - Taman Nasional Gunung Palung adalah salah satu wilayah konservasi alam terbesar di Indonesia. Terletak di wilayah perbatasan Ketapang dan Kayong Utara, Kalimantan Barat, taman nasional yang satu ini menjadi rumah bagi ratusan spesies, termasuk berbagai spesies burung, mamalia, dan banyak tumbuhan langka yang tidak akan dapat ditemukan di berbagai wilayah lain. Awalanya dibentuk sebagai tempat perlindungan satwa liar pada tahun 1937, Taman Nasional Gunung Palung sendiri baru diresmikan pemerintah pada tahun 1990 dengan luas yang mencapai hampir sebesar 90,000 hektar.

Jelas, menjelajahi 90,000 hektar wilayah pada waktu singkat bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Walau begitu, para wisatawan yang ingin menjelajahi dan menikmati kehidupan liar Taman Nasional Gunung Palung dapat menghubungi beberapa travel agency setempat yang menyediakan layanan penjelajahan wilayah taman nasional tersebut. Salah satu yang populer adalah Nasalis Tour and Travel (0534-7722701) yang menyediakan beberapa paket perjalanan, termasuk menginap di rimba belantara hutan Gunung Palung. Lewat agen perjalanan yang satu ini,para wisatawan akan disediakan satu pendamping yang akan menemani mereka menuju lokasi pilihan wisata mereka dari dua pilihan yang ada: Batu Barat dan Lubuk Baji.

Wilayah Batu Barat sendiri menawarkan para wisatawan kesempatan untuk melihat lebih dekat berbagai vegetasi langka yang jarang dapat diketemukan di luar wilayah Kalimantan. Para wisatawan juga akan diberikan kesempatan untuk menjelajahi wilayah hutan lewat jalur Sungai Matan dan Sungai Kubang. Di sekitar kedua sungai ini, khususnya pada sore dan pagi hari, wisatawan yang beruntung akan dapat melihat langsung kehidupan Orang Utan, Gibbon, serta burung-burung liar yang sedang mencari makan di wilayah tersebut.

Bagi mereka yang memang sangat berhasrat untuk melihat langsung kehidupan beberapa jenis monyet seperti Orang Utan dan Gibbon, mereka dapat memilih wilayah Lubuk Baji sebagai tempat berwisata mereka. Pendamping akan membawa para wisatawan untuk mendaki Gunung Palung, sekaligus memperkenalkan wilayah tersebut kepada para wisatawan. Para satwa tidak akan selalu terlihat, namun kesempatan para wisatawan untuk menyaksikan Orang Utan, Gibbon, Monyet Merah, Burung Pelatuk, Burung Enggang hingga (walau sangat berbahaya) Beruang, lebih besar jika mereka memilih Lubuk Baji. Para pendamping kemudian akan membawa para wisatawan ke Camp Lubuk Baji, dimana para wisatawan dapat bermalam di sana sebelum keesokan paginya melanjutkan perjalanan mengeksplorasi kedalaman hutan Gunung Palung.

Melakukan penjelajahan ke Taman Nasional Gunung Palung jelas merupakan sebuah pengalaman yang tidak akan terlupakan. Jika Anda bertemu dengan pendamping yang tepat, Anda bahkan akan mendapatkan lebih banyak lagi pengetahuan mengenai alam dan berbagai kehidupan di dalam belantara Taman Nasional Gunung Palung. Jika Anda memiliki banyak waktu dan sangat menggemari wisata alam, menjelajahi keseluruhan Taman Nasional Gunung Palung jelas menjadi sebuah kewajiban. Walau begitu, jika Anda hanya memiliki waktu singkat, berbagai alternatif perjalanan yang disediakan dapat menjadi pilihan.



Sumber :Detik.com

Mengunjungi Museum Negeri Kupang, mengenal ragam Budaya & Sejarah NTT

detik_IMG_1364JPG-
NUSA TENGGARA TIMUR - Kami tiba di Museum Negeri Kupang, satu jam setelah waktu berkunjung telah habis, namun karena kesigapan dari Pemandu Lokal kami, akhirnya kami mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi Museum Negeri Kupang sore itu.

Memasuki gedung yang terletak tepat di Kota Kupang ini, kita mendapati sebuah Bendera Merah Putih yang sangat besar yaitu sepanjang 1000 Meter yang terletak didalam kaca yang besar. Bendera yang pernah diarak keliling kota Kupang ini adalah pemberian Front Pembela Tanah Air pimpinan Eurico Guiteres sebagai bukti mereka cinta kepada tanah air, Indonesia pasca Jajak Pendapat di Timor Timur.

Beranjak ke bagian lain, kita dapat melihat peta suku yang ada di NTT yaitu sebanyak 12 suku diantaranya Suku Bajawa, Ende, Sikka, Rote, Helong, Dawan, Kemak, Marae, Alor,Komodo, Sumba dan lain-lain. Kemudian kita akan dikenalkan dengan 10 macam jenis koleksi diantaranya Koleksi Arkeologika berupa barang-barang Arkeologi seperti Replika Tengkorak Homo Floresiensis yang ditemukan di Kecamatan Ruteng, Manggarai pada tanggal 7 September 2003. Kemudian pada bagian lain jenis koleksi Etnografika berupa suku-suku yang ada di NTT, disini kita dapat menyaksikan koleksi pakaian adat dan tenunan masyarakat di tiap-tiap suku di NTT. 



Sumber : Detik.com
Koleksi Numismatika berupa Koleksi Mata Uang kuno, Koleksi Heraldika yaitu koleksi tanda jasa.

Dibagian lain kita dapat menjumpai replika Kapal Eropa yang datang di Tanah Air khususnya Pulau Timor. Dan juga Koleksi Sejarah atau Historika.

Mengunjungi Museum negeri Kupang dengan mempelajari lebih banyak tentang masyarakat NTT kita hanya merogoh kantong sebesar Rp. 750,-, sebuah harga yang sangat murah untuk ilmu pengetahuan yang begitu besar. Saat ini museum dikelola oleh Dinas Pariwisata Provinsi NTT ini buka setiap hari kerja dari Pukul 08.00 hingga 16.00. Kenali ragam budaya serta kekayaan NTT dengan mengunjungi Museum Negeri Kupang.